Tenggarong Gelar Musrenbang RKPD 2024
Musrenbang
Kecamatan Tenggarong
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin membuka kegiatan Musyawarah Rencana
Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tenggarong, Rencana Kegiatan
Pembangunan Daerah 2024, di Kantor Camat Tenggarong, Rabu (8/3/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bappeda
Kukar Vanessa vilna, Kepala DPMD Kukar Arianto, Ketua DPRD Kukar, dan
perwakilan Kelurahan dan Desa yang ada di Tenggarong.
Perwakilan Kelurahan maupun Desa yang ada di
Tenggarong menyampaikan aspirasi berupa infrastruktur dasar, sektor pertanian,
pariwisata dan kesehatan.
H Rendi Solihin menyampaikan apresiasi kepada
Lurah maupun Kepala Desa yang telah menyampaikan aspirasinya. Hal ini juga
telah melalui proses tahapan tahapan yang sudah seharusnya.
"Jadi saya tekankan pembangunan yang ada
di Kecamatan Tenggarong ini telah melalui tahapan, baik penyusunan RKPD dari
tingkat Kelurahan, Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten," kata H Rendi Solihin
kepada Poskotakaltimnews.
Ia juga menyebutkan, pelaksanaan Musrenbang
pada tingkat seluruh Kecamatan se Kukar telah dilaksanakan, termasuk 2
Kecamatan baru di Kukar merupakan perdana melakukan Musrenbang, yakni Kecamatan
Samboja Barat, dan Kota Bangun Darat.
"Di Kecamatan Tenggarong ini merupakan
rangkaian terakhir, Musrenbang Kecamatan ini dimulai dari 22 Februari hingga
hari ini," sebutnya
Lanjut dia, dari hasil Musrenbang Kecamatan
ada beberapa masukan usulan pembangunan, yang nantinya akan diakomdir menjadi prioritas
pada 2024 mendatang.
"Aspirasi yang disampaikan khususnya di
Kecamatan Tenggarong paling banyak berkaitan dengan infrastruktur pada 3 bidang
Dinas Pekerjaan Umum, seperti pelebaran jalan, penyelesaian bangunan yang belum
selesai seperti gedung pencak silat, rumah sakit muara badak, pasar tangga
arung, dan sektor pariwisata, serta pertanian," ungkapnya.
Sementara itu Camat Tenggarong Sukono
menuturkan, setelah melalui beberapa tahapan baik dari RT, Kelurahan, Desa, dan
Kecamatan ada sekitar 1300 usulan masyarakat yang disampaikan pada Musrenbang
Kecamatan. Dari usulan tersebut dimasukan ke sistem SIPD, dan diambil skala
prioritas ada sekitar 237 kegiatan untuk RKPD 2024.
"Mayoritas usulan masyarakat terkait dengan infrastruktur, kesehatan, akses jalan usaha tani. Selama ini jalan usaha tani merupakan prioritas masyarakat, agar hasil panennya dengan mudah diproses," ucap Sukono.
Menurutnya, kegiatan prioritas 237 tersebut bisa
terealisasi pada 2024, karena ada beberapa sumber dari pemerintah daerah, baik
melalui Musrenbang maupun aspirasi pokok pikiran Dewan.
"Kami berharap, agar semua kegiatan yang
telah diusulkan oleh warga bisa direalisasi pada 2024, bahkan kalau bisa realisasi
kegiatannya bisa bertambah, karena saat ini yang kita ambil skala prioritas
yang urgent," tutupnya.(riz)